Sekilas tentang Audio Forensik

20.57.00 0 Comments


Audio forensik merupakan salah satu cabang ilmu dari Digital Forensik, Audio forensik sendiri masuk dalam jenis Multimedia Forensik yang terdiri dari Audio, Image dan Video. Subki (2018) menyebutkan bahwa Audio forensik merupakan salah satu ilmu yang mnyandingkan antara ilmu pengetahuan dan metode ilmiah dalam proses analisis rekaman suara untuk membantu dan mendukung pengungkapan suatu tindak kejahatan yang diperlukan dalam proses persidangan. Undang-undang ITE No.19 Tahun 2016 menyebutkan bahwa rekaman suara merupakan salah satu alat bukti digital yang sah dan dapat digunakan sebagai penguat dakwaan. Rekaman suara yang merupakan barang bukti digital sangatlah mudah dan rentan dimanipulasi, baik secara sengaja maupun tidak disengaja.

Audio forensik masih sangat kurang peminatnya, terbukti dari sedikitnya jurnal atau publikasi ilmiah terkait dengan audio forensik. Padahal dalam berbagai kasus yang ditangani oleh pihak berwajib yaitu kepolisian, barang bukti berupa rekaman suara sangat sering ditemukan bahkan rekaman suara itu diperoleh dari proses penyadapan. Lantas bagaimana melakukan verifikasi keaslian barang bukti tersebut?

Salah satu cara untuk memverifikasi keaslian dari barang bukti rekaman suara yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan analisis pitch, formant, graphical distribution dan spectogram Nuh Al Azhar (2011). Dengan standar minimal kata yang di analisis adalah 20 kata, yang disesuaikan dengan standar dari FBI.

Rekaman suara sendiri sangat mudah untuk dilakukan manipulasi, sebagaimana dengan barang bukti digital lainnya, misalnya menggunakan metode merendahkan pitch (low pitch) atau dengan meninggikan pitch (high pitch). Atau menggunakan aplikasi yang banyak tersebar di palystore  yaitu aplikasi voice changer atau aplikasi perubah suara.  Lawlor  dan  Fagan  (1999),  mengatakan  bahwa voice changer merupakan proses modifikasi/merubah suara    laki-laki (male) dengan teknik tertentu sehingga terdengar seperti suara perempuan (female) dan begitu juga sebaliknya.

Untuk penelitian baik publikasi ataupun tesis sangat menarik untuk membahas terkait dengan Audio Forensik ini, walaupun untuk melakukan analisis rekaman suara dibutuhkan kesabaran dan ketelitian yang ekstra agar hasil yang diperoleh maksimal.

Forensika Digital

Tidaklah manusia dilahirkan kecuali dalam keadaan bodoh, tidak mengetahui sesuatu apapun, kemudian Allah memberikan dia ilmu sehingga ia bisa mengenali, berjalan dan juga berfikir.

0 komentar: